-
A note on book covers: while we do our best to ensure the accuracy of cover images, ISBNs may at times be reused for different editions of the same title which may hence appear as a different cover.
Saleh Ritual Saleh Sosial
Saleh Ritual Saleh Sosial
Couldn't load pickup availability
Namun sayang, sering kali kita, bukan saja membatasi penyembahan dan pengabdian dalam ritus-ritus khusus seperti itu, bahkan dengan itu kita masih pula mendangkalkannya dalam pengertian fiqhi-nya yang lahiriah. Gerak-laku kita di dalamnya sering kali hanya sekadar gerak-laku rutin yang kosong makna.
Dari sinilah agaknya bermula ungkapan dikotomis yang sungguh tidak menguntungkan bagi kehidupan beragama di kalangan kaum Muslim, yaitu ungkapan tentang adanya kesalehan ritual di satu pihak dan kesalehan sosial di pihak yang lain. Padahal kesalehan dalam Islam hanya satu, yaitu kesalehan muttaqi (hamba yang bertakwa), atau dengan istilah lain, mukmin yang beramal saleh. Kesalehan yang mencakup sekaligus ritual dan sosial.
—Emha Ainun Nadjib [Budayawan]
A note on book covers: while we do our best to ensure the accuracy of cover images, ISBNs may at times be reused for different editions of the same title which may hence appear as a different cover.

-
One Line Summary
Integrates Islamic worship with societal responsibilities.
-
Who is this book for?
If you're interested in understanding how spiritual practices inform daily social life, this book offers a profound perspective. Emha Ainun Nadjib emphasizes that true piety in Islam isn't limited to ritual but encompasses social responsibility as part of faith. It's a thoughtful read for those seeking to deepen their religious practice into a lived, social ethic.